♣ Kaleidoskop 2013 (Laporan Resolusi 2013).


Hai! Tahun 2013 segera berakhir. Sedih rasanya kalau inget banyak resolusi tahun ini yang gagal, baik gagal dari awal ato di tengah jalan. Sedih (juga) rasanya kalo liat tanggal kapan terakhir kali ngeblog lewat sini. Postingan terakhir bulan Mei, ya.

Sebenernya ga berhenti selama itu sih. Aku ngeblog lewat blog satunya. Karena aku dikasih ujian sama Yang Maha Esa, aku fokus sama suatu hal di tahun ini. Dan si "hal" yang dimaksud, aku bikinin satu blog khusus buat itu.

Tapi selain yang di atas, sebenernya banyak hal yang bisa diblog. Masalahnya, rutinitas baruku jadi bikin aku susah untuk ngeblog. Pasrah deh. Ini laporan resolusi tahun 2013-ku. Banyak banget yang terbengkalai.

Di tahun 2014, aku pengen lebih santai menjalani hidup (ahem!) - lebih banyak bersyukur dan bijak. ;)

1. drink 8 glasses of water every day for natural body detoxification: kayaknya akhir-akhir aku minum ada lebih dari 8 gelas deh. ini bakal jadi resolusi setiap tahun!

2. exercise more often like when I was freshman (I was diligent enough at that time and now I try to exercise since I've gained 6 or 7 kg during last year and worse these three months): big fail.

3. not carried away to think too hard when I have problem: gagal juga. akhir-akhir ini "kumat" lagi, terutama kalau sedang punya tugas kuliah.

4. routinely consume some tablespoons of honey every day: cuma berhasil beberapa hari (selain itu, madu mahal).

5. watch not only more anime but also pay more attention to the staffs behind the work: gagal. tapi karena buat kesehatan, jadi ya ga apa2. :)

6. blog more: gagal total. tapi no probs. hihihi!

7. empty some skincare products before buying the new one: lumayan berhasil. terbantu sama yang ternyata udah kadaluwarsa (kalo yang ini, aku ga bangga).

8. stop buying lipstick for a while (I have 4 lipsticks that I use alternately): berhasil! berhasil! berhasil! hore!

9. tweet with quality not only babbling this and that: kayaknya sih berhasil. tapi kan yang menilai itu orang yang baca. ;)

10. use computer more often than laptop: gatot juga.

11. change hair color (because my hair start to look like ugly ombre): ga jadi. tiba-tiba merasa takut sama bahan-bahan kimia yang merusak rambut untuk bisa stay di situ.

12. do body scrubbing more often: lha? ini resolusiku? :D

13. lengthen my fringe  until it reaches the longest hair and lengthen hair until it touches my shoulder and keep it like that (which means I'm going back to trim hair every 3 months): ga tau. yang pasti sekarang aku baru nyadar model bob sama papak itu beda dan ternyata selama ini aku salah mengira kalo papak itu bob, which means "pantes aja hasilnya selalu ga sesuai sama yang aku bayangin". PS. Aku suka papak.

14. keep my room neat all the time: [looking around my room] nope.

15. have healthy skin (or healthy looking skin?) like Japanese women: still working on it. I bet it takes years.

16. to be nice, to be grateful, and if I don't have anything nice to say, I won't say anything at all: lumayan berhasil, tapi ga buat beberapa hari ini.

17. finding soon-to-be-husband more serious: no comment-lah.

Image via Marchelle.

♣ Weekend Terakhir di 2013.


2 hari lagi tahun 2013 bakal pensiun. Dari pengalaman tahun lalu dan tahun lalunya lagi dan tahun lalunya lagi dan seterusnya, biasanya aku bingung mau ngehabisin sisa-sisa hari dengan cara apa. Beberapa hari lalu udah pikir-pikir mau liat film yang lagi diputer di bioskop, liat film yang sengaja “ditumpuk” di laptop, sama baca novel R. L. Stine yang dipinjem sejak.. minggu lalu kayaknya. Tapi rencana tinggal rencana.

Uang di dompet tinggal Rp 50.000,00 saja. Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck sama 99 Cahaya di Langit Eropa di bioskop harus rela ditinggalkan. Resikonya, harus tahan sama spoiler temen-temen yang pada liat ato review filmnya. Sejak kira-kira 2-3 bulan yang lalu, TKVDW emang udah masuk daftar tonton film 2013. Pevita Pearce kasih spoiler terus-terusan lewat Instagram dia. Plus emang akunya suka film yang karakter-karakternya pake baju vintage, pengen-lah aku liat. Plus (lagi), itu film yang dibuat berdasarkan novel dengan judul yang sama oleh Hamka, ada bau-bau sejarahnya (intinya adalah film setting jaman doeloe, baju jaman doeloe, makeup jaman doeloe. Ngerti?)

Alternatif lain adalah marathon film sama baca novel. Banyak film-film tahun lalu yang bisa ditonton, baik baru ditonton maupun ditonton ulang. Udah dipikir yang kira-kira menarik menurut selera. Pokoknya tinggal ditonton aja. Tapi apa daya, so many movies to watch and books to read, so little time. Rata-rata waktu akhir-akhir ini habis buat ngerjain tugas-tugas kuliah. Aku harus pinter-pinter ngatur waktu nyelesaiin tugas, yang prioritasnya tinggi didahuluin.  Konsekuensinya, waktu untuk refreshing yang udah direncanakan harus dikesampingkan. Refreshing-nya ya jadi istirahat itu.

Waktu jadi berharga banget. 1) Kalo dapet waktu untuk tidur siang, ya dimanfaatin. 2) Pas sarapan – makan siang – makan malam, kalo bisa ga usah cek socmed. Bagi aku, makan jadi ga nikmat. Aku tanpa sadar menghabiskan waktu lebih banyak daripada yang seharusnya. Waktu untuk melakukan rencana selanjutnya jadi molor. 3) Malemnya pun kalo bisa tidur lebih awal itu bersyukur banget. 4) Kalo ada kesempatan buat pergi, entah cuma ke pasar nemenin mama, juga dimanfaatin. #fakirwaktu

Nah, kalo ngehubungin sama weekend khususnya yang paling akhir ini, beda. Tugas-tugas udah tinggal 97% aja. Mau liat film, mau hangout, mau jadi kutu buku, ayo aja. Kemarin temen ngajakin keluar, tapi apa daya dia yang justru yang ga punya waktu. Tapi aku ga khawatir. R. L. Stine manggil-manggil. Film-film minta digodain. Ayok! Siapa takut! Hihi!

Selain itu, aku pikir kalian semua harus tau. Hari minggu ini cerah banget. Udah 3 hari cuacanya begini terus. Matahari bersinar cerah, udaranya jadi hangat, mood juga jadi bagus. Mau kegiatan apa aja, aku yakin bakal dinikmati nantinya. Siapa sih yang mau sering-sering complain kalo cuaca aja secerah ini? Bangun pagi dengan senyuman: cek! Bersih-bersih rumah: cek! Menutrisi otak dengan berita pagi: cek! Sarapan: cek! Membuang produk skincare+makeup yang udah habis atau kadaluwarsa: cek! Cuci powder puff, blusher brush, face sponge (?): cek! Ayo apa lagi? Bantai!

Image via Riley.

♣ Tag: Rapid fire question.


Baru sekali ini aku di-tag beginian. :) Mau gimana lagi, waktu itu aku  bikin blog karena emang butuh ngeblog, tanpa cari koneksi temen yang lebih luas. Pokoknya ngeblog. Tulisan di-publish. Aku seneng. Sampe sekarang pun masih begitu. (Agak) bohong sih kalo sedih liat pageviews segitu-gitu aja sebenernya. Tapi aku kalo uda ngebuka blog, liat blog sendiri, jadi seneng. Hiburanku murah emang. :D

Anyway, ini tag dari Mide, semua pertanyaannya tentang membaca (ato buku, terserah).

Pertanyaan wajib (no further adds).
1. Nambah atau ngurangi timbunan buku?
   - Nambah.

2. Pinjam atau beli buku?
   - Kalo bisa sih beli. Nanti bukunya dirawat, temen yang mau pinjem terus dapet barangnya biasanya bilang, "Ya ampun! Bukunya masih bagus". Terus aku aku bilang, "Jangan kena air, jangan sampe kelipet, jangan  kena minyak, jangan difotokopi, (yang jilidannya masih rapi dan bagus) jangan dibuka terlalu lebar biar ga rusak, dll" Terus mereka *facepalm :D

3. Baca buku atau nonton film?
   - Normally nonton film. Frase "nonton film" itu mejik. Bisa repot kalo tau ada film yang diangkat dari sebuah buku (novel) dan berkeras selalu baca buku dulu biar bisa bandingin ini itu. Tapi pengecualian untuk Harry Potter, aku baca buku (yang ke-4-7) dulu sebelum nonton filmnya.

4. Beli buku di toko buku online atau offline (yang tokonya bisa kamu datangi)?
   - Offline. Ga afdol kalo ga liat bookstore, liat tumpukan buku, pilih-pilih, buka-buka sedikit, baca-baca summary-nya, sama nyiumin aroma kertas.

5. Buku bajakan atau original? (penting)
   - Original. Pride of having and taking care of it are unchangeable.

6. Gratisan atau diskonan?
   - Book quality is important. Mau gratisan atau diskonan yang penting kualitas barangnya dulu.

7. Pre-order atau menanti dengan sabar?
   - Menanti dengan sabar. Pre-order itu spiritnya easy come easy go. Kita uda dapet barangnya, uda dapet hype-nya, yang diajak cerita belum dapet dan ga bisa diajak diskusi karena anti-spoiler.

8. Terjemahan atau lokal?
   - I have to admit that I enjoy novel terjemahan more than novel lokal.

9. Pembatas buku: penting atau biasa saja?
   - Biasa aja. Ingatanku akan halaman ga begitu bagus sih tapi aku suka recall kejadian uda baca sampe mana (orang yang anti-spoiler anti banget begini kayaknya, soalnya nanti bisa icip-icip spoileran).

10. Bookmark atau bungkus Chiki?
   - (Banyak yang ngira ini pertanyaan macem apa, tapi ini artinya pilih punya bookmark asli atau bungkus cemilan sebagai bookmark ya kaaan? :)) Bookmark!


Pertanyaan tambahan dari Mide.
1. Fantasy atau historical? 
   - Fantasy

2. Romance sebagai bumbu cerita atau cerita utama?
   - Romance sebagai bumbu cerita. Um, Heero and Relena's relationship, anyone? :D

3. Cerita tentang polisi atau tentara?
   - FBI, CIA, SWAT itu masuk apa? Kalo Preventer 5 masuk apa? :)

4. Mainstream atau non-mainstream? Kenapa?
   - Non-mainstream. It's been my nature to choose some things different than the most of people.

5. Pilih punya pasangan yang satu hobi atau tidak satu hobi (tapi pengertian dengan hobimu)?
   - Enggak sehobi. Sempitnya dunia kalo orang yang kita temui sehari-hari hobinya sama kayak kita.


Pertanyaan tambahan dari aku.
1. First person atau third person point of view?
2. Beli atau punya hardcover atau softcover book?
3. Yellow-ish vintage atau flawless white paper book?
4. Menyimpan (menata) buku dengan ditumpuk atau dijajar?
5. A DIY dried flowers (or leaves) atau bookmark yang bisa dibeli di toko buku?

Yang aku tag: semua yang baca postingan ini. Jangan lupa kasih link balik di komen, biar aku baca. :)) Terima kasih. :))

Image via Anikabbgxo.