Tampilkan postingan dengan label people. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label people. Tampilkan semua postingan

♣ CLK.


Cinta Laura Kiehl. As you know, she is studying in Columbia University now, takes two majors, and currenty enjoying vacation for two weeks in Indonesia. Every visit here, I always look forward to watch her on telly. Usually she is gonna show up on music shows or interviews.

I remember when she was a new person on entertainment. There were so many rants about her. That was because her accent, fluent for speaking in English but vice versa for speaking in Indonesia. And of course her memorable chipmunk voice (but I guess it's only me).

I don't see why people makes lots of rants now. Look at her! Physically  she is beautiful, her skin is flawless, her lips are plum, she is tall, her body looks so fit all the time. The rest is obvious. She is very clever, choosen as Diaspora speaker, her album is successful  And also she has lots of achievements that she has reached during her study in Uncle Sam country. She is more down to earth too. Smile more often. Compared this to before her departure, she's so moody.

Cinta Laura Kiehl. Inspiring. Adorable. Beautiful. Clever. But maybe lots of you will say Genius. Be kind hearted too. :)

Image via Yahoo! IMG! Indonesia.



♣ Sam Raimi: the Creative and the Visionary

"My aspiration is to tell entertaining stories through the medium of film, stories that are as visually exciting as possible and that hopefully will create an experience that is uplifting for the audience."

If you are a horror movie freak, you might have known him from the classic Evil Dead series. If you are a superhero fanboy, you might have known him from the blockbuster Spider-Man trilogy. Being a little bit of both, I can't help but notice those brilliant creations of his. It is no wonder that his IMDb page labels him as "one of Hollywood's most creative, exciting and intelligent filmmakers".

♣ Rose Elinor Dougall's The Distractions EP.


I'm not really into music lately. I can say this because I don't search any new albums, new musicians, new news about music. It's surprising since I always think that I'm not going to feel bored to music but hey! I'm bored! When I hear new song (for my ears), I go "okay". When I know some new musicians (for my music knowledge), I go "yeah". Where is my music enthusiasm? Where should I find it?

Meanwhile, I think I have a new hobby. It's Twitterwalking. It's like a blogwalking but it's Twitterwalking since I do this on Twitter. How? Just open your following list, pick one user, open his/her following list. If there's one user who is able to catch your attention by his/her profile picture (this is me) or Twitter bio or username or his/her real name or whatever, open his/her Twitter page. Read his/her tweets, if you fancy his/her tweets, follow! If you don't, go back to your own following list and pick one other user and open his/her following list and pick one his/her following user and read and so on. The point is to find who to follow through another user's following list. The last time I did this was yesterday, from Ryan Ross's Twitter. I opened his following list and scroll down and I found her: Rose Elinor Dougall. I picked her because of her profile picture (see?) 

Rose Elinor Dougall is a English singer, songwriter, and musician. She has one album, Without Why, and one EP album, The Distractions, that you can download for free through her bandcamp account. Talking about The Distractions, I love the tracks. The Distractions somehow reminds me to One Night Only although their kind of music completely different. I'm not going to review Dougall's EP here. I've lost my desire to make review :( Better listen her music by yourself. If you love Indie Pop, this is possibly what you like.


Image via Rose Elinor Dougall website.

Father of the Fantasy World

Anggap saya suka berkhayal. Anggap saya pemimpi. Atau anda boleh anggap saya cewek berotak cetek hanya hidup seperti anak kecil yang gemar berimajinasi. Kenalkan saya. Saya adalah cewek yang memasuki tahap awal usia dewasa dan menyukai novel bergenre fantasi.

Semua itu ada penyebabnya. Beberapa waktu lalu melalui Twitter, saya memenangkan kuis berhadiah buku dari Penerbit Atria yaitu Knock Three Times karangan Marion St. John Webb yang bergenre fantasi ini. Setelah membaca pertanyaan kuis, saya periksa tentang bukunya (karena jawaban yang diminta ada di bagian ringkasan buku). Dari situ saya tertarik dengan isi cerita dan juga desain sampul novelnya. Jadilah saya ikut dan ternyata saya menang. 

Selang waktu berganti, ceritanya saya pergi ke toko buku. Toko buku itu sedang mengadakan acara promosi. Beberapa buku dijual dengan harga terjangkau sehingga saya tergiur untuk membeli beberapa buku sekaligus. Sejak pertama keliling, entah kenapa justru buku terbitan Atria yang langsung masuk daftar pembelian. Ada beberapa buku Penerbit Atria tapi pada akhirnya hanya satu yang saya beli, yaitu The Wee Free Men (Pria Cilik Merdeka). Saya lagi-lagi tertarik dengan genre fantasi.

Gara-gara Knock Three Times dan The Wee Free Men, saya secara resmi jatuh cinta dengan novel fantasi. Saya mulai usil memeriksa daftar karya penulis dua buku tersebut, berpikir mungkin saja penulis itu tidak hanya menerbitkan satu karya fantasi tapi juga beberapa (atau banyak). Dan saya merasa sangat beruntung ketika memeriksa daftar buku yang ditulis oleh penulis The Wee Free Men, Terry Pratchett. Tak diduga, ternyata banyak menulis karya-karya yang tak jauh dari hal bernama fantasi. Hal itu membuat Terry Pretchett secara cepat merebut tempat di hati saya sebagai penulis favorit.




Terry  Pratchett

Sir Terence David John Pratchett adalah penulis berkebangsaan Inggris yang dilahirkan pada 28 April 1948. Dia lebih dikenal sebagai penulis novel fantasi walau juga pernah menulis novel bergenre sci-fi dan horor. Novel pertama Pratchett, The Carpet People, dipublikasikan pada 1971. Pratchett menulis rata-rata dua buku setiap tahun sejak novel Discworld pertama Pratchett dipublikasikan pada 1983.
Pratchett pernah masuk dalam daftar penulis Inggris dengan penjualan terbaik pada sekitar tahun 1990 dan pada Agustus 2010 karya-karyanya telah terjual lebih dari 65 juta di seluruh dunia dalam kurang lebih 37 bahasa.

Pratchett juga disebiut sebagai penulis Inggris kedua yang paling banyak dibaca dan sebagai penulis non-Amerika ketujuh yang paling banyak dibaca di Amerika Serikat. Pratchett memenangkan Carnegie Medal untuk novel young-adultnya, The Amazing Maurice and his Educated Rodents. Dia diangkat oleh Officer of the Order of the British Empire (OBE) “for service to literature” pada tahun 1998. Pada Desember tahun 2007, Pratchett mengumumkan bahwa dia sedang berjuang melawan Alzheimer, yang membuatnya mendirikan donasi Alzheimer Research Trust dan membuat film pengalamannya dengan penyakit tersebut untuk BBC. 


Karya-Karya

Terry Pratchett telah membuat sedemikian banyak karya yang sebagian besar bergenre fantasi. Karya-karyanya tak hanya berupa novel tapi juga cerita pendek dan discworld seperti Troll Bridge, The Sea and Little Fishes, Death and What Comes Next, dsb. The Colour of Magic, Discworld, Discworld II,  Discworld Noir telah dibuat dalam bentuk game PC dan game konsol, sedangkan Discworld MUD bisa dinikmati sebagai game internet.


Kabar Terbaru

Terry Prattchet tinggal di Salisbury, Wiltshire bersama keluarganya setelah sebelumnya sempat tinggal di Rowberrow, Somerset. Pada 15 September 2010, Pratchett bersama 54 public figure lain menandatangani surat terbuka yang dipublikasikan di koran The Guardian, menyatakan perlawanan mereka terhadap Paus Benedict XVI. Surat ini juga ditandatangani oleh Stephen Fry, Richard Dawkins, Philip Pullman, Jonathan Miller, dan Ken Follet.



“Fantasy isn’t just about wizards and silly wands. It's about seeing the world from new directions.” ~ Terry Pratchett



Audrey Kitching

Audrey Lynn Kitching is an alternative model. I firstly knew her was when I was very curious about a band, Panic! at the Disco. She is Brendon Urie ex-girlfriend (vocalist of P!atD) .

When I saw Audrey Kitching for the very first time, my eyes were forced to adapt her fashion style and favorite color that are one package. But then I really love her style. Oh, yes.. my favorite color is pink & green. When I look at her hair I was like, "Geez that so beautiful", I mean her hair, not Audrey. Her pink hair is her trademark and I love it!

Audrey Kitching




Audrey Kitching with Green Color on the Ends of Hair



Audrey Kitching with Blue Color on the Ends of Hair

Onrop! Musikal untuk Joko Anwar


Sekilas
Joko Anwar. Sutradara satu ini telah membajak hati saya sejak Kala. Walau terlambat melihat filmnya, tapi saya senang. Terlambat pun tak mengapa. Apa yang bisa saya ceritakan tentang Joko Anwar? Satu kata bagi saya telah merangkum semuanya: KONTROVERSIAL. Kenapa?

Ssst! Saya beri tahu satu fakta. Joko Anwar telah meng-follow saya di akun Twitter-nya. Jika saya tidak salah ingat, Joko Anwar meng-follow sejak gerakan IndonesiaUnite yang sempat tenar di Twitter. Pertama kali saya tahu jelas saya meragukan. Ada kemungkinan bahwa akun "Joko Anwar" ini palsu, ada orang lain yang mengaku-aku. Tapi seiring berjalannya waktu saya pun percaya bahwa akun Twitter yang meng-follow saya adalah milik Joko Anwar sendiri. Dulu usernamenya bukan @jokoanwar lho, tapi @thejokster.

Saya masih ingat dengan kejadian di mana Joko Anwar ingin followernya bertambah. Dia promosi kalau sampai followernya mencapai jumlah sekian, maka dia akan nge-post foto bugil dia lewat Twitter. Setelah mencapai jumlah yang dikehendaki, saya periksa banyak tweet yang menagih janji dia. Janji pun harus ditepati: BUGIL! :D



Kejadian yang lain? Banyak. Pernah beberapa hari berturut-turut Joko Anwar ini memulai topik pembicaraan yang kemudian jadi Trending Topics di seluruh dunia. Salah satu yang masih saya ingat dengan jelas adalah #headlinelampumerah. Geleng-geleng kepala saja deh saya sebagai saksi hidup kekerenan Joko Anwar (:




Onrop! Musikal untuk Joko Anwar
Oke, sekarang saatnya siapakah Joko Anwar?

Mendeskrispsikan diri sebagai "Film director/screenwriter living in Jakarta. Misadventures in lo-fi. Rated R" via Twitter. Tapi Onrop! Musikal menulis,

"Joko Anwar adalah karakter yang unpredictable dan kontroversial. Lulus sebagai sarjana teknik aeronautik dari ITB, Joko bekerja sebagai kritikus film untuk harian The Jakarta Post. Memulai karirnya di dunia film sebagai penulis skenario film Arisan!, dia memulai karir penyutradaraannya di film Janji Joni yang menyemangati indie music scene di Indonesia. Dipuji di dalam negeri oleh para kritikus dan penonton, Janji Joni melanglang buana di festival-festival film internasional di lima benua, termasuk di New York, Pusan, Tokyo, Toronto, Sydney, dan Barcelona. Saat penonton mengharapkan Joko kembali membuat film komedi setelah Arisan! dan Janji Joni, Joko berbelok arah dengan tajam dengan film noir KALA, sebuah allegori politis tentang Indonesia. KALA yang mengukuhkan posisi Joko di perpetaan film dunia berhasil memberikan Joko beberapa penghargaan, antara lain Best Film di Berlin Asia Hotshot Film Festival, dan Jury Prize di New York Asian Film Festival. Selain diputar di lebih dari 30 festival termasuk di London, Brussels, dan Vancouver, KALA juga ditasbihkan sebagai salah satu film terbaik dunia tahun 2007 oleh majalah film terbesar dan bergengsi Sight & Sound Magazine, Inggris, yang juga menyebutnya sebagai salah satu filmmaker tercerdas di Asia. Setelah memenangkan dua Piala Citra (yang tidak akan pernah mau diakuinya) untuk KALA dan FIKSI yang disutradarai Mouly Surya, Joko membuat film thriller Pintu Terlarang yang kembali dipuji-puji para kritikus dan penonton dunia. Selain memenangkan Best Film di Puchon Fantastic International Film Festival dan diputar di banyak festival dunia, Pintu Terarang kembali dimasukkan majalah Sight & Sound sebagai salah satu film terbaik dunia tahun 2009. Kritikus kenamaan Richard Corliss dari majalah TIME bahkan menyindir Hollywood untuk berani membuat film seperti Joko Anwar.

Selain menulis skenario, menyutradarai film, bermain musik dengan band-nya MANTRA, Joko juga telah muncul di beberapa film sebagai aktor, antara lain dalam film kontroversial Babi Buta Ingin Terbang karya Edwin, dan sebagai transexual dalam film Madame X karya Lucky Kuswandi. Sewaktu remaja, Joko juga ikut berakting dalam pementasan drama musikal The Wizard of Oz bersama Wheeling Park Players di West Virginia, A.S."

Unpredictable dan kontroversial (:

Anyway, terima kasih kepada Joko Anwar yang telah meng-follow saya di Twitter. Jangan di-remove ya (: